Selamat datang dan bergabung dengan kami, semoga apa yang kami berikan bermanfaat untuk kita, dan semua pencinta dunia Otomotif
Disini anda dapat mendownload Materi materi pelajaran Teknik Kendaraan Ringan, soal soal Teknik Kendaraan Ringan, gambar animasi, manual book berbagai kendaraan ringan dan informasi seputar otomotif yang kami dapatkan dari berbagai sumber.
OOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOO
OOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOO

Minggu, 23 Mei 2010

MEMERIKSA FLASER

Flasher adalah komponen yang membuat reting/lampu tanda belok berkedip secara otomatis.Biasanya kalau dicek bola lampu dan kabel poenghubungnya dalam keadaan baik, maka penyebab matinya reting/lampu tanda belok adalah kerusakan pada flasher. Tinggal cek aja.


Caranya :
1. Lepaskan flasher dari cop kabel.
2. Kemudian cop kabel tadi dihubungkan langsung dengan seutas kabel. Setelah itu baru dicoba hidupkan reting secara bergantian.
3. Jika lampu reting menyala meskipun tidak berkedip, berarti ada kerusakan pada flasher.
4. Tapi jika lampu reting mati, maka kerusakan bukan hanya pada flasher tapi juga pada kabel-kabel penghubungnya yang harus dibetulkan.
Semoga tulisan ini berguna. Salam Bikers.

PASANG KLAKSON KEONG STEREO


Dibeberapa milis otomotif, saya sering mendengar keluhan tentang klakson ‘keong’ yang bermasalah. Entah itu mati sebelah, suaranya berubah menjadi sengau, dan sebagainya.
Padahal, beberapa dari mereka membeli klakson dengan merek dan model yang bagus dan bermutu. Kenapa ya?
Saya coba cari tau dengan meminjam beberapa unit klakson keong dari beberapa merek dari sebuah toko aksesoris otomotif. Total sekitar 10 set klakson keong berbagai model.
Hmmm.. sepertinya apa yang akan saya uraikan di bawah bisa jadi sebagai penyebab klakson keong yang bermasalah tadi.
Berikut penjelasannya…
Hampir di setiap box/kardus kemasan klakson keong melampirkan skema pelistrikan sekaligus juga cara pemasangan yang benar. Dan saya menemukan beberapa model tertentu berbeda cara pemasangannya karena desainnya pula.
Mengamati mobil dan motor yang memasang klakson keong untuk mengganti klakson standarnya ternyata cukup banyak yang kurang tepat.
Cara pemasangan yang salah adalah jika unit klakson berada di atas baut pengikatnya.

Pemasangan dengan unit klakson berada di bagian atas menyebabkan air atau debu yang mengalir ketika mobil atau motor berjalan (apalagi ngebut) masuk dan mengendap di dalam unit klakson.
Akibatnya membran (voice generator) di dalam unit klakson akan terganggu, dan jika kotoran sudah mengering dan menjadi kerak tebal bukan tidak mungkin membran tersebut akan macet hingga klakson tidak bisa berbunyi atau bunyi tidak spontan.
Pemasangan yang kurang tepat dan sering ditemui adalah seperti ini..

Pemasangan dengan unit klakson dalam posisi menggantung pada baut pengikatnya sudah benar, namun arah lubang terompet menghadap ke depan.

Cara ini kurang tepat, dikarenakan debu dan air tetap akan mudah masuk ke dalam unit klakson.
Sekalipun air akan segera keluar oleh kemiringan selongsong keong tersebut, namun debu akan tetap ada yang tertinggal di dalam unit klakson tersebut dan mengganggu membran (voice generator).
Bagaimana cara pemasangan klakson ‘keong’ yang benar?
Cara yang benar adalah, unit klakson menggantung pada baut pengikatnya dengan lubang terompet ke arah yang bertolak belakang atau boleh juga saling berhadapan.

Keuntungan yang didapat adalah:
- Debu atau air tidak masuk ke dalam unit klakson
- Suara klakson lebih menyebar, relatif lebih enak di dengar
- Klakson ‘keong’ jadi lebih awet

Soal awet sudah terbukti pada mobil saya (BMW 520i) yang sudah berusia lebih dari 15 tahun masih memakai klakson aslinya dan suaranya tetap mantab. Hal ini karena posisi pemasangan klakson sudah tepat.
Untuk pemasangan klakson ‘keong’ merek Hella TwinTone New Generation (model slim), ternyata caranya beda lagi..
Klakson ini dikarenakan desain barunya tersebut, mengharuskan pemasangan dalam posisi vertikal, dan arah lubang terompet saling bertolak belakang ke samping.


Dan untuk pemasangan klakson ‘keong’ merek Stebel Nautilus, diharuskan untuk memasang dalam posisi lubang terompet mengarah ke bawah. Pastikan ditempatkan di depan roda atau di depan arah putaran roda agar tidak terciprat air dari putaran roda saat berjalan diwaktu hujan.

Nah, buat rekan-rekan yang kebetulan pasang klakson keong di mobil atau motornya, coba deh lihat lagi cara pemasangannya apakah sudah tepat atau belum supaya klaksonnya awet dan suara lebih lebar (stereo).

MEMASANG LAMPU H4 PADA MOTOR

Contributed by Rahman Gunawan
Gak bisa dipungkiri lagi kalau Headlamp Halogen model H4 yang banyak digunakan pada mobil memiliki pancaran sinar yang cukup baik. Belum lagi di toko-toko onderdil bahkan supermarket menjual lampu model H4 ini dengan berbagai jenis karakter sinar dan warnanya.

Bagaimana jika lampu H4 digunakan pada sepeda motor? hmm… menarik juga ya.
OKE, kita coba terapkan di motor Honda Tiger2000 !
Motor Tiger2000 dalam keadaan standard sudah mengaplikasi lampu model bulat dgn lebar 7” dengan besaran watt 30/35W dan reflector model diamond cut, lampu standar ini dirasa mempunyai beberapa kekurangan:
1. harga lampu yang sangat mahal (harga diatas 100,000 rupiah!!) dimana toko yang menjual pun masih jarang, hal ini akan menyulitkan apabila kita sedang jalan ke luar kota dan tiba-tiba lampu mati.
2. reflector dan kaca depan yang terbuat dari plastic, ini akan rentan goresan yang dalam pemakaian jangka panjang akan cepat menjadi buram
Nah, dengan kekurangan yang didapat diatas, maka lampu tiger2000 dimodifikasi untuk memakai lampu yang mudah dipakai dan juga model reflector yang lebih bagus, dimana perubahan yang perlu dilakukan:
1. merubah lampu menjadi model H4, lampu model ini sangat banyak modelnya di pasaran dan dapat dengan mudah didapat dengan harga mulai dari 15,000 rupiah
2. merubah reflector yang terbuat dari logam dan kaca reflector dari kaca, hal ini supaya bagian depan reflector tahan goresan dan reflector dari logam untuk menghindari reflector buram (dalam jangka panjang)
Mari kita mulai..
Persiapan spare part pengganti:
Lampu H4, model lampu H4 yang akan dipakai bisa tergantung selera pengendara.
Reflector yang ukurannya sama dengan reflektor asli tiger2000 (lebar 7″), saran utk pemakaian reflektor gunakan merek hella, selain reflrktor terbuat dr logam juga permukaan depan terbuat dari kaca, reflektor ini sudah menyediakan dudukan buat lampu kecil/lampu senja.


Capacitor, atau:

Apabila mau dipasang capacitor maka yang harus disediakan adalah connector utk lampu H4 (1) dan connector utk menyambung ke kabel lampu original tiger (3), selain tentunya capacitor utk lampu yang saat ini tersedia di pasaran dgn merek wurth (2).
Untuk tahapan pekerjaan yang harus dilakukan di dalam dokumentasi ini akan dipakai capacitor, untuk pemasangan atau modifikasi dengan menggunakan relay, penulis hanya memberikan diagram pemasangan kelistrikan
Relay beserta terminal kabel dan terminal untuk sekering:

Apabila ingin memakai relay, maka setidaknya diperlukan 3 buah relay, dimana 2 relay adalah relay 4pin dan 1 relay adalah relay 5pin.
Kenapa harus menggunakan 3 relay?
Relay kaki 4 sebanyak 2 buah akan dipakai untuk lampu H4 (lowbeam dan high beam) sementara relay ketiga (5pin) dipakai utk memastikan hanya 1 filamen yang akan aktif pada satu saat (hal ini terjadi apabila kita mengaktifkan tombol “pass” pada saat lampu low beam sedang aktif, dalam keadaan system kelistrikan standard maka kedua filamen akan aktif dimana hal ini tidak disarankan selain lampu dan reflector menjadi panas juga konsumsi battere akan cepat habis mengingat 1 filamen lampu H4 konsumsi watt minimum adalah 55 watt, dalam keadaan 2 filamen menyala maka setidaknya ada 110watt power terpakai)
Berikut adalah tahapan yang dikerjakan:
Langkah-01:
Membuka/membongkar reflector, untuk membukanya baud pengunci reflector yang jumlahnya ada buah harus kita lepaskan dahulu, siapkan sebuah obeng (+), lokasi baud ada 2 di sebelah kiri dan kanan reflector.


Langkah-02:
Setelah kedua baud dilepas, maka cabutlah konektor kabel lampu (lampu headlam dan lampu senja/lampu kecil) yang menghubungkan konektor original ke jalur listrik di belakang reflector, kemudian pekerjaan berikutnya adalah Membuka/membongkar part reflector, lepaskan reflector dari ring reflector dengan melepas snap rings pengunci (ada 3 buah)

Langkah-03:
Supaya ring reflector lama tidak rusak dan bisa dipakai kembali di suatu saat, sebaiknya beli ring reflector yang baru kemudian dimodifikasi.
Modifikasi yang dilakukan adalah merubah posisi plat pengunci reflector asli untuk dilipat karena reflektor after market pada umumnya tidak mempunyai pengunci di reflector sama seperti reflector asli tiger2000.
Pekerjaan yang dilakukan:
1. siapkan lap yang agak tebal untuk alas
2. siapkan palu dan tang/plier yang ujungnya lancip
3. siapkan alas lap, kemudian bengkok-kan plat pengunci ke arah atas, untuk meratakan posisi plat pakai palu, alas lap berguna utk melindungi ring reflector bagian luar supaya tdk tergores/rusak pd saat kita melipat plat pengunci dengan memakai palu
4. pastikan posisi plat pengunci lurus keatas dgn rapih


Langkah-04:
Tandai refleltor lampu di bagian belakang untuk posisi “TOP” atau posisi bagian atas, hal ini untuk memudahkan install reflektor di ring reflector yang sudah dimodikasi sebelumnya.
Pekerjaan yang dilakukan:
1. tandai posisi “TOP” di reflektor lampu yang baru
2. pasang reflector di ring reflector perhatikan posisi “TOP” harus berada tepat dibawah posisi plat pengunci reflektor yang sebelumnya sudah kita modifikasi
3. pastikan posisi kedudukan reflektor pas di ring reflektor

Langkah-05:
Setelah posisi reflrktor dipastikan berada di posisi yang tepat, pekerjaan berikutnya adalah memasang snap ring atau pengunci reflector, jumlah ring ada 3 buah sebaiknya dipasang dengan jarak yang sama, hal ini untuk menjamin reflektor menempel di ring reflector dengan baik dan kokoh

Langkah-06:
Setelah posisi reflrktor dipastikan berada di posisi yang pas kemudian langkah berikutnya adalah:
1. pasang lampu H4 di posisinya  1
2. pasang lampu kecil/lampu senja di posisinya  2
3. kabel utk lampu kecil harus dikeluarkan lewat lubang kabel  4
4. pasang cover karet sampai posisi yang pas (lihat di gambar, posisi permukaan karet sejajar dgn permukaan lampu H4)
sampai dengan tahapan ini, pastikan semua part sudah terpasang rapih di tempatnya, karena tahapan selanjutnya adalah memasang refllektor yang baru ini ke motor.


Keterangan foto:
1. lampu H4
2. colokan untuk lampu kecil/lampu senja
3. cover reflektor untuk melindungi dari air
4. lubang utk kabel lampu kecil
Langkah-07:
Sebelum pasang reflector, pasang dahulu capacitor ke kelistrikan std tiger spt contoh digambar.
Kabel warna biru (1) adalah utk high beam, kabel warna putih (2) utk lowbeam dan kabel warna hijau (3) adalah utk ground.

Langkah-08:
Sambungkan colokan utk lampu kecil juga lambu H4 ke reflektor yang abru kemudian pasang reflektor di kedudukannya kemudian pasang kembali kedua buah baud pengunci refllektor spt yang sebelumnya sudah diterangkan di tahap-01, setelah terpasang pastikan semua lampu berjalan dgns emestinya dan kelistrikan tdk terganggu.

Fiuufh…. selesai dah..

SISTEM PENGAPIAN


Pada mobil lama dimana masih menggunakan karburator dan platina (contact point) dijumpai banyak gangguan, api tidak ada atau bensin tidak lancer. Hal serupa ini jarang dijumpai pada mobil EFI, tanpa karburator.
Bagi pemilik mobil lama berikut ini beberapa hal yang perlu diperhatikan.
1. Usahakan pul aki selalu bersih, kalau nambah air aki jangan terlalu penuh. Kalau terlalu penuh nantinya menguap dan akan membuat korosi dan oksidasi disekitar aki. Merusak plat yang di bagian bawa aki. Perhatikan sering kali klem aki tidak mengancing keras, maka hal itu akan menyebabkan aliran aki tidak lancar.
2. Kunci kontak yang sudah lama (ST-IG) biasanya bagian dalam sudah aus, maka kalau mogok, periksa pula apakah arus aki ada di ST atau IG. Pemeriksaan bisa menggunakan test pen yang dalamnya sudah diganti bolb 12 V. Ada juga yang menjual test pen untuk mobil, 12 V.
3. Resistor, masih dipakai pada mobil yang lama sekali, yang agak baru seperti tahun 90 han, resistor sudah berada di dalam koil. Tapi yang ada diluar, sering kali nikelin yang ada didalamnya putus atau rusak. Kalau arus tidak bisa lewat artinya ada yang putus, bisa sementara pakai kabel dan disambung langsung. Nantinya beli baru.
4. Pada permukaan koil ada dua baut, bagian ini umumnya ada penutup tapi biisa jadi sudah rusak atau hilang. Perhatikan ujung kabel jangan dekat sala plat pembungkus koil, atau kalau cuci ada air harus dikeringkan. Kalau tidak waktu star terjadi arus pendek. Sehingga arus tidak mencapai distributor.
5. Di dalam distributor ada platina, permukaanya biasanya kotor. Kalau bersihkan pakai amplas halus, setelah itu gunakan kain untuk membersihkan kedua permukaaanya.
6. Tutup distributor, kalau sudah lama bisa buat masalah, setelah kenal air. Arus tegangan tinggi yang berada didalamnya akan tidak beraturan sehingga mesin tidak mau hidup. Kondisi mendesak bisa ambil dan kemudian panasin pakai lilin beberapa saat. Diharapkan dengan cara itu tutup tersebut menjadi kering.
7. Rotor yang berputar di dalam distriutor juga bisa rusak, bisa di test. Pegang kabel busi yang keluar dari koil, dekatkan ke rotor lalu mesin di start. Mestinya tidak ada loncatan bunga api.
8. Kalau ganti platina ganti sekalian dengan kondensatornya.
9. Busi, ada usia pakainya.Agar mesin iirit ganti setiap 20- 30.000km. Dalam keadaan darurat terjadi busi rusak, karena pecah bagian dalamnya. Bersihkan dan pakai sementara.

Minggu, 02 Mei 2010

MOTOR STARTER

Sebuah motor bakar tidak dapat hidup dengan sendirinya, maka motor tersebut memerlukan tenaga dari luar untuk memutarkan poros engkol pertama kali (start) untuk membantu menghidupkannya. Sistem starter sebagai penggerak mula dapat digolongkan antara lain :
1. Starter tangan, digunakan pada motor-motor kecil atau genset kecil.
2. Starter kaki, digunakan pada sepeda motor.
3. Starter listrik, digunakan pada sepeda motor, mobil.
4. Starter udara tekan, digunakan pada motor-motor diesel berukuran besar.

Photobucket

Dari beberapa cara Start yang ada, umumnya dipergunakan stater listrik sebagai penggerak mula pada motor mobil. Motor starter harus dapat menghasilkan momen yang besar dari tenaga baterai.yang kecil, Hal lain yang harus diperhatikan ialah bahwa Motor starter harus kecil, ringkas ,maka digunakan motor seri DC (arus searah).
Penggunaan motor seri ini terutama karena motor tersebut dapat membangkitkan torsi awal yang besar sehingga dengan mudah mampu mengatasi hambatan yang timbul akibat gesekan bagian-bagian mekanisme motor, hambatan akibat tekanan kompresi dan hambatan karena belum berfungsinya sistem pelumasan pada saat start dingin.
Untuk dapat menghidupkan motor diperlukan putaran minimum yang cukup jika kebutuhan putaran minimum tidak tercapai maka motor akan gagal start (tidak dapat dihidupkan).

Selengkapnya klik disini

SISTEM PENGISIAN

Kegunaan dari Sistem Pengisian

Photobucket

Sistem Pengisian modern pada kendaraan menjadi sumber energi listrik untuk seluruh kebutuhan energi listrik dalam kendaraan selama mesin hidup dan mengisi baterai supaya baterai siap pakai sewaktu start mesin dan untuk menghidupkan beban listrik saat mesin mati. Fungsi utama dari sistem pengisian adalah menyediakan energi listrik untuk menghidupkan perlengkapan kelistrikan mobil dan mengisi baterai agar baterai tetap terisi penuh.

Download Materi Sistem Pengisian klik disini